Join MultiplyOpen a Free ShopSign InHelp
MultiplyLogo
SEARCH

my ride... my adventure...

Photo AlbumMar 18, '08 1:32 AM
for everyone
sabtu, 15 maret 2008

semalam sebelumnya posting di milis, bahwa meeting point di rumahku di tanah kusir jam 9 pagi. supaya tidak terlalu pagi buat temen2 yang mau gabung juga sengaja biar paginya bisa latihan onroad, sebagai pemanasan untuk lomba besok. lumayan lah dapat 40 km start jam 6.45 sampai rumah jam 8.30 plus bonus ban bocor di bundaran senayan. terus terang agak kurang persiapan untuk lomba ini, tidak ada tambahan latihan selain bike to work.
jam 9.15 an inu diikuti teman2 dari IBA, agung, wilman, witro, odel, head coach pak djati dan anak asuhnya atlet pelatnas mtb saikun merapat di rumah. dani chagi telpon bahwa dia dan eko masih di seputaran carrefour lebak bulus. devin terakhir merapat sekitaran jam 10. kemudian setelah ngopi2 dan chit a chat di warung depan rumah kita loading sepeda ke pickup inventaris humas ipdn a.k.a notaberry..

jalan jam 10.45 menuju meeting point di pom bensin tol km lupa untuk menunggu okto dan deden yang akan join kita ke bandung. tak berlama2 setelah okto datang kita berangkat ke bandung. sampai di bandung sekitar jam 12.30 kita menuju ke kantin dago untuk makan siang. tuh kantin murah bener ya... makan pakai telor, sayur, sambal goreng teri, kerupuk cuma 8200 wowww... benar2 harga mahasiswa...ya..

disana bergabung heldi dari IBA bandung yang menginformasikan bahwa rute lomba untuk kelas mtb open adalah jl asia afrika sampai ke gerbang kawah tangkuban perahu... what a hell... bener2 tidak sesuai brosur, karena informasi yang kita dapat sebelumnya finish di grand hotel lembang....but the show must go on... makan siang yang tadinya terasa sangat nikmat dengan menu ala kadarnya, setelah dengar perubahan itu membuat nafsu makan gw jadi kalap..hehehe... harus nambah bo.. secara carbo loading gitu lho...

dari kantin dago tim bergerak menuju ke rumah nota di jl tubagus ismail XV. setelah kita parkir mobil pickup dan perlengkapan tempur, mandi dan istirahat sejenak, kita jalan ke rumah agung di cigadung untuk berganti kendaraan dari kendaraan dinas sipil kijang komando dan kapsul, berganti red landy gahar bin macho punya agung. di mobil itu 16 orang2 tua kurang kerjaan yang mayoritas dah berkeluarga ini berasa bujang semua, sepanjang perjalanan dari cigadung ke kurnia bike di jl a yani, semua mahluk yang bernama perempuan, tidak kenal usia, nenek2, anak smp, sma semua disorakin ga jelas... jadi inget masa2 remaja dulu euy. sampai di kurnia bike banyak pembalap yang kebanyakan dari tim road race juga berbelanja di sana, tampak di parkiran mobil official tim ccc berplat kota semarang... dari wajah2nya kebanyakan mereka masih pembalap2 yunior to senior ya..kisaran dari 20-30 an tahun..
mereka tampak heran melihat manusia2 landy keluar dari mobil tak henti2... (jadi inget film warkop dki jadul dimana di satu sesi ada rombongan turis yang keluar ga habis2 dari dalam mobil di lobi sebuah hotel...kekeke)

di kurnia beberapa teman melengkapi perlengkapan tempur untuk laga esok hari, ada yang beli bazooka, helm kevlar, fn 45...eh.. salah... perlengkapan sepeda seperti stem, ganti handle bar, yang jelas beberapa teman beli ban slick, karena okto dan deden masih pake fat tyre untuk offroad. sy yang sebenarnya sudah pake ban schwalbe marathon dengan width 1.50, juga dengan senang hati ikut beramal ke kurnia bike dengan membeli sepasang ban kenda kwik kian kenceng. rasanya ga sahih berlomba dengan karakter ban basah... sementara menurut informasi dari kepala bmg bandung kang heldy beberapa hari sebelumnya bandung tidak hujan di pagi hari...jadi bisa diprediksi pada saat lomba tidak hujan...

dari kurnia bike kita kembali ke cigadung berganti kendaraan dan balik ke basecamp di tubagus ismail. setelah makan malam di rm padang, kita berbelanja supply untuk lomba, sekembalinya ke rumah pasukan pun tampak sibuk dengan settingan sepeda masing2, satu rutin yang penting agar kondisi sepeda fit pada saat lomba esok... ada yang ganti ban, melumasi rantai, ganti stem, tambah angin dll. sekitar jam 7an sy telp nota yang mengabarkan dia on the way dari airport menuju bandung.
jam 10 an sebagian teman2 bersiap utk tidur malam. penting untuk mencharge badan agar fit pada saat lomba besok. sy sendiri seperti biasa hanya bisa memaksakan mata untuk merem, tapi ga bisa terlelap. jam 12 nota sampai di bandung. ternyata dia dapat masalah dengan timing belt land cruiser nya di karawang. alhamdulillah lo datang juga bro...
selanjutnya tim pembalap yang sudah merajai beberapa event nasional maupun internasional... yang dipimpin oleh devin berdiskusi mengenai strategi perlombaan besok. ide2 segar seperti strategi 4 4 3 yang sebelumnya hanya dikenal di sepak bola, berhasil dipaparkan dengan sangat meyakinkan oleh devin. maksud strategi tsb adalah 4 orang pertama naik pickup evakuasi, selanjutnya diikuti oleh 4 orang berikutnya...hahaha..kemudian inu juga sebagai juara tour de gadog 9x memaparkan ide untuk mengganti nama setiap anggota tim menjadi ikun agar tim lawan bisa terkecoh untuk menjadikan saikun asli sebagai target man mereka...emang pada orgi ya..hehehe...orisinil gila...

gw baru bisa memejamkan mata jam 2 malam, itupun tidak nyenyak...halah... alasan... biar kalo ga finish bisa bilang ga fit...hehehe..


minggu, 17 maret 2008

jam 5 pagi sebagian teman2 sudah memulai aktivitas pagi dengan mandi, sholat subuh dan cek akhir sepeda. juga tidak lupa ngopi dan sebagian sarapan energen untuk pengganjal perut, disarankan untuk tidak makan pagi banyak2 karena akan mengganggu pencernaan pada saat tubuh dipaksa bekerja berat. sebelum jalan kita semua berdoa dipimpin pak djati untuk memohon keselamatan dan perlindungan dari sang Khalik selama berkegiatan hari ini. seperti biasa sesi narsis selalu ada dalam kesempatan ini juga, semuanya pada pasang gaya agar terlihat keren di depan kamera...hehehe... pagi ini udara cerah dengan balutan embun pagi yang menyegarkan hari dan hati...

tepat jam 6.30 kita semua dengan sepeda masing2 berkonvoi menuju start point di depan kantor harian umum pikiran rakyat di jalan asia afrika. kita bertemu dengan banyak sekali pesepeda di jalan dago, tampaknya mereka akan uphill menuju thr juanda a.k.a dago pakar. tampaknya mereka heran melihat kita yang berjalan berbalik arah menuju kota. belum tahu mereka kita kan ipdn = ikatan pencinta djalan nurun juga hehehe...

sampai di tempat start sekitar jam 7 an. beberapa pembalap dan ofisial sudah tampak mondar mandir di area start poin. sesaat pengeras suara menggema memanggil para peserta untuk mendaftar ulang di seksi registrasi. sy lihat ada total 49 peserta untuk kelas mtb open. cukup banyak karena sebelumnya dari pembicaraan dengan devin, panitia tidak membuka kelas mtb open karena dari pengalaman tahun kemarin, pesertanya kurang dari 20 orang. terlihat nama2 yang sudah kondang di arena mtb nasional seperti bandi sugito, dadi nurcahyadi, chandra rafsanjani, sugianto gimo, saikun dll. juga tidak kalah nama2 yang sudah terkenal di berbagai milis sepeda dengan berbagai aktivitas dan kiprahnya seperti inu febiana, dani chagi, devin, agung, iye. ya.. memang bagai langit dan bumi membandingkan daftar nama yang disebut pertama dengan yang kedua. tapi setidaknya tim ipdn dan iba berani untuk tampil... .. at least targetnya finish...
waktu yang cukup lama menunggu start diisi teman2 dengan ngopi2 dan ada juga yang sarapan nasi kuning maupun lontong kari, makanan tradisional yang sangat layak untuk atlet seperti kami...hehe.. di sini teman2 dari bandung seperti indra dan pak suroto bergabung juga anto dan temannya sigit dari cikarang.
sy menyempatkan diri untuk bertemu dengan gimo dan ade solihin teman sewaktu di bfegtb. 2 teman inilah yang banyak membantu saya melewati tanjakan2 berat di seputaran semarang dan tabanan waktu yang lalu itu. wajah mas gimo terlihat sangat segar dan cerah dan ada sesuatu yang beda di jari manis tangan kanannya... iya sebentuk cincin kawin... dia melepas masa lajangnya di bulan desember 2007 lalu. waktu ditanya gimana kesan2nya setelah menikah, ternyata dia sangat menyesal... kenapa ga dari dulu...hehehe...

jam 8.15 seluruh pembalap dipanggil untuk line up. setelah seremonial berupa sambutan2 dari panitia tepat jam 8.30 seluruh pembalap diberangkatkan. startnya adalah start semu sejauh 12 km dimana pembalap dipandu oleh vorijder sampai cimindi, mengingat jalan yang dilalui cukup ramai dan padat. tercatat di cyclo sy speed dikembangkan di sekitar 35 - 40 km per jam. sebetulnya itu cukup berat karena kebiasaan saya berb2w paling hanya di sekitar 30 kpj. tapi kami bisa mengikuti rombongan dengan baik, walaupun sy sendiri ada di rombongan belakang yang berkali2 disusul oleh rombongan motor official. tercatat terjadi beberapa insiden dimana pembalap saling bertabrakan, hal ini disebabkan beberapa pembalap tidak mampu mengendalikan sepeda saat rombongan depan memperlambat laju sepedanya.

sampai di pertigaan cipugeran tepat samping masjid cimahi, rombongan mulai masuk ke tanjakan pertama. disinilah the real start dimulai, rombongan depan terlihat sudah mulai melakukan break, sementara rombongan belakang tetap teguh dengan prinsip alon2 asal kelakonnya... di depan saya ada wilman, eko, odel dan devin, sementara agung, dani chagi dan inu sudah tidak terjangkau dari pandangan mata. tanjakannya emang ngehe pol ya... ga habis2 disitu memang ajang untuk menguji nyali dan mental seseorang. satu persatu teman2 bisa saya susul. tidak seperti biasanya kalo saat turing kita akan dengan sopan menyapa teman yang kita susul dengan sapaan duluan om atau misi om... kali ini tidak berlaku karena ini kompetisi bung... dan juga bisa malu kalau baru 100 meter tersusul lagi...
wilman lewat.. eko lewat... devin... lewat... odel lewat... di depan sudah terlihat pantat dani chagi dan inu.. ga lama odel nyusul gw lagi... dia sempet negur gw karena rasio gear gw masih depan tengah dan belakang tengah... dia bilang perjalanan masih jauh.. betul juga ternyata gw over confidence ama power gw, satu teguran yg baik akhirnya gw pindahin gear belakang ke gear besar dan ternyata emang lebih enteng.

ga salah emang kalau event ini dibilang kejurnas tanjakan baru start rutenya tanjakan semua dengan kemiringan rata2 30 derajat, ga ada flat.. apalagi turunan...najis...
tapi sebagai buginese by descent dengan motonya sekali layar terkembang pantang biduk surut ke pantai, mau ga mau suka tidak suka gw harus selesaikan juga. godaan demi godaan datang, mobil evakuasi si mitsubishi hitam yang mondar mandir menawarkan supply dan tumpangan terlihat seperti sophia latjuba yang melambai2 mesra memanggil diriku. sy lihat di mobil itu eko memuntahkan isi perutnya berupa nasi kuning yang dia makan sebelum start tadi tepat di samping gw.
beberapa ratus meter di depan mobil berhenti lagi kali ini mengevakuasi dani chagi yang kurang fit pagi itu...
oh tuhan... tabahkan hati hambamu ini... gw dah mulai menurunkan target.. halah.. ga sampai finish ga apa2 cukup sampai lembang saja...
masih bisa nempel odel sampai beberapa km ke depan, sampai kemudian saya disusul oleh indra, dia sangat prima hari itu didukung oleh sepeda yang prima juga united patrol 2008, itu sepeda keren juga ya.. sy tidak melihat ada bobbing sedikitpun di tanjakan.
di seputaran cisarua sy liat pick up evakuasi di pinggiran kanan jalan dan inu yang berhenti. wah... moment yang pas nih.. kapan lagi bisa nyusul si juara gadog..
ternyata dia dapat masalah dengan ban, dan mengganti sepedanya dengan cannondale dani chagi.
tak bertahan lama saya bisa di depan inu, padahal saya struggling dengan memacu sepeda dengan speed 26 kpj di jalan nanjak landai di sekitar sekolah polisi negara cisarua itu. ternyata dia lebih kenceng dengan cannondale itu, lebih dari sepeda kuning b2w andalannya.
kontur jalan di daerah ini mulai rolling naik turun. sempat mundur 100 ratus meter ke belakang setelah turunan yang berarti harus balik nanjak lagi untuk mengambil ban dalam yang terlepas dari ikatannya. ga lama kemudian devin dan witro menunjukkan keperkasaannya dengan menyusul gw di tanjakan sebelum jalan raya lembang.

di jalan raya lembang tepatnya di hotel grand hotel ada keramaian, di situ ternyata start poin untuk woman open dan pemula. alhamdulillah gw bisa survive dan recovery untuk memutuskan terus lanjut sampai finish di cikole.
lewat lembang sy berhasil menyusul indra kembali, dia ternyata kehabisan air dan supply, tasnya dia titipkan di mobil evak. di tanjakan emen saya melewati witro dan devin terlihat sekitar 200 meter di depan saya. di cikole jarak sy dan devin masih sekitar 50 meter, sy liat dia berbelok kiri menuju gerbang kawah tangkuban perahu.
tanpa melihat kiri kanan dan tanya orang2 dengan pede saya lanjut ke atas sampai di gerbang saya tanya pada penjaganya, finishnya di mana pak? oh masih jauh di atas sambil menunjuk ke arah kawah.. yah sudah saya ikuti saja. witro ikut saya saat itu.
kontur jalannya menanjak dengan sudut kemiringan sekitar 30 derajat, kondisi aspal rusak. sy sempat berpikir kalo finish road di kawah apa bisa mereka melewati jalan seperti ini. sempat liat di sebelah kanan jalan downhill trek cikole. setelah itu paha kiri saya kram yang memaksa saya untuk berhenti dan melanjutkan perjalanan dengan ttb dan gowes ringan saja sampai satu kilometer dari start downhill. sy liat witro berhenti setelah menanyakan penduduk di sana bahwa tidak ada orang yang bersepeda ke atas hari itu. kesimpulannya kita nyasar...sebetulnya kalo ga nyasar kita sudah sampai di finish setengah jam sebelumnya.
telpon nota untuk sweeping kita di cikole. kita berduapun akhirnya downhilling ke arah gerbang tangkuban perahu cikole, sampai disana teman2 semua sudah berkumpul dan juga okto yang baru saja tiba di gerbang tangkuban perahu cikole. okto hebat euy... the real ipdners....malu ama voltus ya to..

kemudian kita jalan dengan 2 mobil, kijang kapsul dan pick up. beberapa teman memilih untuk bersepeda ke arah hotel grand lembang. di hotel itu telah berkumpul seluruh pembalap untuk melihat acara pengumuman pemenang. kita cuma melihat pembagian piala sampai kelas mtb open yang juara 1 - 3 didominasi oleh atlet pelatda jabar, dadi, bandi dan chandra. saikun tidak berhasil podium karena mendapat kendala ban bocor di lembang dan harus terus fight dengan ban bocor halus yang hanya sekali dapat tambahan angin di lembang. sampai di finish menurut dia bannya sudah kehabisan angin... anyway salut dengan fighting spiritnya...

di tengah guyuran hujan lebat kita menuju tempat makan siang di rumah makan brebes. terasa nikmat sekali makan siang dengan menu ayam goreng, karedok, kerupuk dan teh tawar panas... ditutup dengan secangkir kopi...sedap...
after lunch kita bergerak kembali ke tubagus, sebagian besar bersepeda. sy sendiri memilih untuk ikut mobil karena badan sudah terasa sangat letih.
sampai di tubagus, kita mandi, sholat istirahat dan sekitar jam 4.30 kita menuju ke rumah agung di cigadung..

sampai di cigadung kita disuguhi kopi dan es buah... terasa nikmat dan menyegarkan...
jam 6 kita bersama2 meninggalkan rumah agung dan kembali menuju ibukota tercinta....

great team, great race, great accommodation, great arrangement.........
credit to nota, agung, pak djati and all friends... you all make this race and trip superb..
thanks God for making this happen and make us happy..


16-03-08_0712.jpg
  

16-03-08_0713.jpg
  

16-03-08_0715.jpg
  

16-03-08_0716.jpg
  

16-03-08_0717.jpg
  

16-03-08_0718.jpg
  

16-03-08_0805.jpg
  

16-03-08_0806.jpg
  

16-03-08_0818.jpg
  

16-03-08_0819.jpg
  

16-03-08_0820.jpg
  

16-03-08_0822.jpg
  

16-03-08_0824.jpg
  

16-03-08_0825.jpg
  

16-03-08_1131.jpg
  

16-03-08_1132.jpg
  

16-03-08_1203.jpg
  

16-03-08_1222.jpg
  

16-03-08_1232.jpg
  


13 CommentsChronological   Reverse   Threaded
bayuwahyudi wrote on Mar 18, '08
wah, hebat2 bener IPDN'er nih...
mtbroger wrote on Mar 18, '08
top !!
noaxiom wrote on Mar 18, '08
ternyata dia dapat masalah dengan ban,
lebih tepatnya rante putus & kehilangan 15 menit kedua setelah 15 pertama sebelumnya, brenti juga kram perut karena maksa...(alasan pertama) =))
appalache wrote on Mar 18, '08
yang menang siapa ye?
ianggara wrote on Mar 18, '08
Abang yg satu ini emang ipdn'er sejati, meskipun saya berhasil melewatinya sebelum cisarua tapi bisa kembali lewati saya di turunan sebelum tanjakan emen.
Sayang karena salah jalan tdk bisa sampe finish padahal jaraknya hanya sekitar 1,85 km lagi.
madrace wrote on Mar 18, '08
selamat yah om....top banget deh
blackenblak2an wrote on Mar 19, '08
asyik euy ... seru pisan acara di bandungnyah.
psaptarani wrote on Mar 19, '08
setelah menanyakan penduduk di sana bahwa tidak ada orang yang bersepeda ke atas hari itu. kesimpulannya kita nyasar...
hwhwhw ... gps merk "tanya" itu emang cuma 50% akurasinya: kadang bisa bawa kita ke "jalan yang benar", tapi lebih sering bawa kita ke rute baru yang gak jelas ... hwhwhw

Salut mas atas semangat juangnya: biar pun sempet kram tapi masih tetep pengin nyelesai'in perjalanannya. Hebat.
rohadian6 wrote on Mar 21, '08
yang menang atlet pelatda jabar semua...
kita mah emang ga target, yang penting semua fun aja....
rohadian6 wrote on Mar 21, '08
emang nte... gps itu selalu salah koordinat deh...
kurikulum berikutnya ipdn mo bikin kuliah navigasi darat, laut, udara dan kepolisian nte...hehehehe
emkzone wrote on Mar 24, '08
laporan yang luenggkapp...
Bandung emang edun, jalanan kotanya aja banyak mengandung tanjakan..he.he.he...
haryosastro wrote on May 30, '08, edited on May 30, '08
tanjakan ke tangkub ga ada abisnye....
rohadian6 wrote on May 30, '08
salam kenal juga... dari stapala juga ya...
Add a Comment